Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2019

Manajemen Pengelolaan Risiko dan Analisis Kelayakan Usaha

Gambar
Pengertian Risiko menurut ahli : •        Risiko (Arthur & Richard, M.H) adalah suatu variasi dari hasil-hasil yang dapat terjadi selama periode tertentu. •        Risiko (Soekarto) adalah ketidakpastian atas terjadinya suatu peristiwa. •        Risiko (Herman Darmawi) adalah probabilitas sesuatu hasil/outcome yang berbeda dengan yang diharapkan. Risiko timbul karena adanyaa ketidakpastian, dimana kondisi yang tidak pasti dapat diakibatkan oleh beberapa sebab: 1.      Tenggang waktu antara perencana suatu  kegiatan sampai akhir kegiatan. 2.      Keterbatasan informasi 3.      Keterbatasan pengetahuan /kemampuan /teknik pengambilan keputusan. Ketidakpastian dapat diklasifikasikan berdasarkan : a)      Ketidakpastian ekonomi: kejadian yg timbul akibat perilaku dari pelaku ekonomi, contoh...

Pemasaran dan Distribusi Produk Peternakan

Gambar
Definisi Tataniaga •        Tata niaga  berada di antara faktor produksi dan konsumsi yang merupakan penghubung kedua faktor tersebut. •        Tata niaga dalam arti luas adalah gugus dari komponen aktivitas tingkah  laku  dan  ekonomik.  Komponen-komponen tersebut  mengkoordi- nasikan aktivitas ekonomik dari setiap tingkatan perlakuan mulai dari produsen sampai dengan konsumen. Dengan demikian, pada setiap tingkatan terdapat mata rantai yang akan mengalirkan barang atau jasa dari titik produsen sampai ke titik konsumen. Tahap perkembangan ekonomi Menurut Fredrich List ditinjau dari historis masyarakat: 1)      Tahap  Savagery . Tahap  dimana  manusia  melakukan perburuan atau  pengumpulan barang yang terdapat di alam. Misal: perburuan binatang dan penebangan pohon di hutan. 2)    ...

PENGENDALIAN PRODUKSI PETERNAKAN

 Pengendalian adalah proses yang menjamin tujuan organisasi atau manajemen tercapai atau proses yang memastikan bahwa aktivitas sebenernya sesuai dengan aktivitas yang sudah direncanakan. Sedangkan standar adalah pedoman yang diterapkan sebagai dasar untuk pengukuran kapasitas, kantitas, isi, biaya, apabila secara kualitatif dan kuantitatif standar adalah pernyataan mengenai hasil yang diharapkan tepat, formal, eksplisit.  Adapun fungsinya yaitu mencegah terjadinya penyimpangan – penyimpangan, memperbaiki penyimpangan, mendinamisasikan organisasi, mempertebal rasa tanggung jawab. Sedangkan jenisnya terdapat metode umpan maju, metode pengendalian berjalan atau bersamaan, metode pengendalian umpan balik.             Pada proses pengendalian ada beberapa langkah yang harus dilakukan. Langkah – langkah tersebut yaitu penetapan standart dan metode untuk pengukuran prestasi (evaluasi kinerja), pengukuran prestasi at...